Followers

CINTA TAK BERUJUNG (Perahu Kertas)

Posted by Hari Sobri on Saturday, December 22, 2012

                 44.
CINTA TAK BERUJUNG (Perahu Kertas)
---------------------------
"Empat tahun saya kepingin bilang ini: Kugy
Karmachameleon, saya cinta sama kamu. Dari pertama kali
kita ketemu, sampai hari ini, saya selalu mencintai kamu.
Sampai kapan pun itu, saya nggak tahu. Saya nggak melihat
cinta ini ada ujungnya."

P. 411



Facebri - Facenya si Sobri
---------------------------
2013
Tahun ke-4 gue memendam rasa yang sama seperti Keenan kepada Kugy.
Semoga di tahun kesekian juga gue bisa mengungkapkan semua yang terpendam bertahun-tahun.

Sebagaimana Kugy dengan Eko & Noni, begitupun gue dengan beberapa sahabat terdekat gue.
Banyak hal yang hanya bisa di bagi kepada mereka, tapi itupun gak semua bisa dibagi secara langsung.

Kalau Kugy dengan perahu kertasnya dan disampaikan melalui aliran air kepada Neptunus, 
sedangkan gue masih menumpuk di Laptop dan HandPhone tanpa tahu harus kepada siapa tulisan itu disampaikan.
Tapi gue yakin, suatu saat dia pasti tahu dan akan membacanya langsung.


***


"Maybe that's all that we need is to meet in the middle of impossibilities.                
          Standing at opposite poles, equal partners in a mystery."
         
Lyric itu yang membuat Dee menciptakan tokoh Kugy dan Keenan di Perahu Kertas,
dan makna dari lirik itu pula lah yang gue butuhkan.

Baru kemaren gue nulis "Udah lama gak ngerasain galau karna cewek, apalagi cinta.."
Eh, sekarang. Setelah menyelesaikan membaca novel Perahu Kertas, merenung, mencoba meresapi, masuk ke dalamnya, mencerna kalimat-kalimat di dalamnya.
Dan akhirnya GALAU . Haha

***



Facebri - Facenya si Sobri
Baca Selengkapnya »»» CINTA TAK BERUJUNG (Perahu Kertas)

Ud'uni astajib lakum

Posted by Hari Sobri on Saturday, December 15, 2012

Ud'uni astajib lakum

Banyak orang yang mengeluh ketika do'a nya, hajatnya, permohonannya kepada Allah tidak di ijabah, tidak dikabulkan seperti yang ia inginkan, yang ia harapkan, yang ia mohon dengan berdo'a padahal ia sering mendengar firman Allah dalam Al-Qur'an yang berbunyi :

Ud'uni astajib lakum
"Berdo'a kepadaku niscaya akan Ku-perkenankan bagimu" (QS. al-Mu'min:60)

Mari kita renungkan
Rasulullah Saw bersabda:
Mamin muslimin yad'ulloha bida'watin laisa fiha ismun, wala qothia'tu rohmin illa 'athohullohu biha ihda tsalatsa khisholin: imma anyua'jila lahu da'watuhu, wa'imma anyudakhkhiro lahu fil akhirati, wa'imma anyushrifa 'anhu minal su'i mitsluha. 
Artinya
"Tidak berdo'a seorang muslim dengan suatu do'a yang do'anya itu tidak dicampuri sesuatu maksud jahat atau memutuskan silaturahmi, melainkan pastilah do'a itu diperkenankan Tuhan dengan memenuhi satu dari tiga cara. Ada kalanya do'a itu diterima dengan segera, adakalanya disimpan dahulu untuk persediaannya di akhirat, dan adakalanya dipalingkan daripadanya kejahatan yang seumpamanya".

Hadits tersebut dapat disimpulkan, bahwa suatu do'a akan diterima oleh Allah Swt dengan 3 cara, yaitu:

Diperkenankan LangsungApabila seseorang berdo'a, dan apa yang dimintanya itu memang ada manfaatnya, maka sudah jelas Allah SWT akan mengabulkannya. Firman Allah dalam Al-Qur'an.
Wa'idza sa'alaka i'badi 'anni fa'inni qoribun ujibu da'watad da'i idza da'an

Artinya : "Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang-orang yang berdo'a kepadaKu" (QS. Al-Baqarah: 186).

DitundaAdakalanya Allah Swt tidak segera mengabulkan do'a kita. Artinya bahwa Allah Swt menundanya dan mengabulkannya pada suatu waktu yang dikehendakiNya. Tertundanya pengabulan do'a ini janganlah kiranya menyebabkan keputus-asaan. Waktu kabulnya do'a ini dapat terjadi kapan saja karena kehendakNya.
  1. Ditunda dan dikabulkan di Dunia
    Allah Swt menjamin mengabulkan do'a kita, tetapi Allah maha mengetahui apa yang lebih bermanfaat dan kita perlukan saat ini. Allah senantiasa akan mengabulkan do'a kita pada waktu yang pas (tepat) menurutNya. Karena Allah yang mengetahui; apakah permintaan kita saat ini mendatangkan manfaat atau mudarat bagi kita. 
  2. Ditunda dan diabulkan di Akhirat
    Adakalanya Allah Swt menunda do'a kita dan disimpan untuk dikabulkan di Akhirat. Karena Allah Swt lebih mengetahui bahwa hal itu lebih baik diberikan di akhirat daripada di dunia. 
Diriwayatkan bahwa di akhirat nanti ada seseorang yang terkejut menerima sejumlah karunia yang tidak dikira-kira banyaknya dan tidak sesuai sekali dengan amal ibadahnya dikala dia hidup di dunia. Diapun bertanya kepada Allah Swt:  
"Wahai Tuhan, darimana ini semua?".
Allah menjawab, "Bukankah Aku telah memerintahkan engkau agar meminta kepadaKu apa saja di dunia ?",
Dan orang itu berkata, "Betul ya Tuhanku."
Maka Allah Swt menerangkannya "Apa yang engkau mohonkan di dunia itu adalah baru sedikit, Kuberikan kini sisanya. Kuserahkan di akhirat,"

Akhirnya orang itu berkata, "Alangkah baiknya jika sekiranya Tuhan memberikan segala yang kuminta itu di akhirat saja, tidak usah di dunia."
 
Diganti Dengan Yang LainSelain diperkenankan langsung dan ditunda, maka Allah Swt juga bisa mengganti kabulnya do'a kita dengan yang lain. Penggantian tersebut agaknya ada 2 macam, yaitu:
  1. Dipalingkan dari kesusahan
    Jabir ra., meriwayatkan, aku pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda:
    "Tidaklah seseorang berdo'a dengan sesuatu do'a, melainkan Allah Swt memberikan sesuai dengan permohonannya itu, melainkan dijauhkan dari kesusahan. Asalkan dia tidak berdo'a untuk kejahatan atau untuk memutuskan silaturahmi."
  2. Dihapuskan dari dosa
    Anas ra., meriwayatkan, bahwa Rasulullah Saw bersabda:
    "....bahwa Allah Swt menerima do'a orang yang berdo'a, atau diganti untuknya, atau dipalingkan dari kesulitan yang semisalnya, atau dihapuskan dosa-dosanya."
Maka hendaklah kita pahami, bahwa Allah Swt tidak pernah bosan mendengar do'a para hambaNya.
Rasulullah Saw bersabda :
Yas'alu ahadakum robbahu hajatihi kullahu hatta yas'ala sas'a na'lihi idza inqotho'a 

Artinya : "Hendaklah seseorang meminta segala keperluannya kepada Tuhannya sampai-sampai mintalah tali sandal apabila putus."


Mintalah sebanyak-banyaknya, baik urusan dunia maupun urusan akhirat, sampai pada hal yang sekecil-kecilnya, sampai putusnya tali sandal sekalipun. Masalah itu dikabulkan, ditunda, atau diganti dengan yang lain, adalah urusan Allah Swt. Karena Dia-lah yang maha tahu manfaat dan mudarat dari do'a itu bagi kita.

Subhanallah, Maha Suci Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.


Baca Selengkapnya »»» Ud'uni astajib lakum

Mengeluh di Internet (lanjutan)

Posted by Hari Sobri on Monday, December 3, 2012

Baca cerita Sebelumnya

Mengeluh sejatinya adalah perwujudan dari rasa tidak puas, tidak ikhlas menerima sebuah ketentuan yang terjadi, baik materi maupun non materi.

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang senantiasa bersyukur dengan segala ketentuan dan bersabar ketika ditimpa sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan.
"Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. An-Nahl 18)

Ketika seseorang telah hanyut dalam keluhan, panca inderanya pun tak lagi mampu untuk memainkan perannya untuk melihat, mendengan, mencium serta merasakan nikmat yang bertebaran yang telah diberikan oleh Allah SWT tak henti-hentinya.

Hatinya serta merta buta dari mengingat dan bersyukur atas nikmat Allah yang tiada terbatas.
Itulah sifat manusia yang selalu mempunyai keinginan yang tidak terbatas dan tidak pernah puas atas apa yang telah Allah berikan, kecuali hamba-hamba Allah yang bersyukur.

Sebaiknya, mengeluhlah kepada Allah SWT semata, karena sesungguhnya semua kejadian sudah menjadi ketentuanNya dan hanya Dialah sebaik-baiknya pemberi solusi.

Quote Mario Teguh
"Sahabat yang baik hatinya, Seandainya mengeluh dan menyalahkan orang lain itu dibayar, maka akan banyak orang menjadi kaya tanpa bekerja."
Next point
" Tapi pengeluh tetaplah pengeluh, sampai hatinya tercerahkan,
Sebagian orang menggunakan kelemahan hidup untuk melindungi diri terhadap nasihat baik.
Dia mencemooh nasihat baik, walaupun nasihat tersebut berasal dari Ayat-ayat Allah.
Misalnya -> Dia mendengar seseorang menyampaikan ayat Al-Qur'an Surat al-Mu'min: 60.
Waqola robbukum ud'uni astajib lakum
"Dan Tuhanmu berfirman, berdo'alah kepadaKu niscaya akan Kuperkenankan bagimu"

 Dan di ayat lain, Wa'idza sa'alaka i'badi 'anni fa'inni qoribun ujibu da'watad da'i idza da'an
"Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang-orang yang berdo'a kepadaKu"
(QS. Al-Baqarah: 186).

Tapi ia malah berkomentar,
"hmm, gue udah sering berdoa, memohon sama Allah, tapi tetap aja gak ada yang berubah, permohonan gue gak ada satupun yang dipenuhi"

Baca ->> Doa yang Allah kabulkan

Marilah kita menghentikan kebiasaan mengeluh, yang hanya semakin memperdalam kesedihan.
Marilah kita memulai perjalanan kita dengan mensyukuri yang sudah ada dalam kehidupan kita.

Bukan kebahagiaan yang membuat kita bersyukur, tapi bersyukurlah yang menjadikan kita bahagia.
"

Quote mario teguh
 "Mengeluh itu biasa, tapi janganlah lama mengeluh tentang hal yang sama.
 Orang yang keluhannya sama, berarti tidak menyelesaikan masalah yang sama, berarti ia penunda dan pengeluh.

 Jika dia santai saja mengeluh di depan umum, berarti dia sudah kehilangan malu.
 Orang yang sudah kehilangan malu akan merugikan orang yang menghormatinya.


 Facebri - facenya si Sobri

 _______
 5013121


Baca Selengkapnya »»» Mengeluh di Internet (lanjutan)

Mengeluh & menggalau di Internet. Masih zaman ?

Posted by Hari Sobri on Tuesday, November 27, 2012

Mengeluh
----------
Quote :
"Mengeluh itu manusiawi, tetapi terlalu banyak mengeluh itu namanya watak.
Mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah, dan janganlah suka mengeluh di facebook,
karena hanya akan memperparah keadaan, serta menularkan aura gelap ke para pembaca,
dan akan memberikan kesan negatif."

Itulah sebabnya terkadang gue bisa membaca watak seseorang pengguna facebook hanya dari wataknya.
Mungkin begitupun orang yang baca status-status gue.
Poin pertama -> mengeluh itu manusiawi
Betul, karena gue rasa hampir semua teman facebook gue pernah mengeluh begitupun gue, baik disadari atau enggak tapi itu kenyataannya.
Masalahnya seberapa sering ia mengeluh dan hal apa saja yang ia keluhkan.

Quote -> :
"Selembar kertas putih di atas meja di sebut selembar kertas,
 Selembar kertas di tempat sampah akan berubah sebutan menjadi sampah.
 Berbeda tempat, beda rasa, beda makna, beda nasib.

 Kita bukan kertas yang tidak mampu untuk memilih tempat dimana kita berada,
 Kita bukan kertas yang maknanya bergantung orang lain yang memberi makna,
 Kita adalah manusia merdeka, yang bebas memberi makna terhadap diri kita sendiri.

 Mampu mengubah makna, mampu mengubah nasib."

 Jadi intinya, "Pandai-pandailah menempatkan diri anda. Karena, suatu saat itu bisa menjadi boomerang terhadap diri anda sendiri."
 Kenapa gue bilang gitu, karena ini pernah kejadian oleh salah satu temen gue.
 Ceritanya dia sering update status atau twitter yang kebanyakan isinya adalah keluhan kehidupannya,
 Seriiiing banget, pagi-pagi sudah ngeluh, siang ngeluh, sampai malam pun ia masih tetap mengeluh.

 Isinya keluhan tentang makanan (gak ada makanan, makanannya begini begitu, kurang ini kurang itu, #kurangBanyak),
 perjalanan yang gak menyenangkan , waktu istirahat yang tersita,
 pacarnya yang kurang perhatian, tentang kerjaan, lembur tanpa dibayar (loyalitas),
 keluhan penyakitnya (pusing, sakit perut, sakit gigi, sariawan, pegel-pegel, kecapean, kelaparan, kekenyangan, ketiduran, dan lain-lain).
 pulang kerja ngeluh karena kerjaan, sampai rumah ngeluh gak ada makanan, sampai kamar ngeluh susah tidur.
 dan lain-lain dan lain-lain. Ngeluuuuuh sepanjang hari sepanjang status.

 Suatu saat karena dia bosan dengan kerjaan di kantornya yang lembur tanpa bayaran, akhirnya dia memutuskan untuk pindah ke perusahaan lain.
 Dia coba untuk Apply lamaran lewat Internet, di beberapa perusahaan ternama ia coba melamar, beberapa hari ia menunggu.
 Akhirnya ada panggilan di salah satu perusahaan yang terbilang bonafit, dan ia melakukan Interview beberapa kali, beberapa hari.

 Setelah menjalani beberapa Interview dan juga rangkaian tes, karena ia merasa akan diterima di perusahaan tersebut akhirnya ia mengundurkan diri di perusahaan sebelumnya ia bekerja.

 Di hari terakhir penentuan penerimaan pegawai dan negosiasi gaji. Ternyata ia dikejutkan oleh pertanyaan yang menanyakan tentang status-statusnya di Facebook dan twitter. Dan akhirnya Interview di hari terakhir pun selesai dengan perasaan yang mendebarkan baginya karena hal tersebut.

 Beberapa hari ia menunggu panggilan kerja, sampai ia menanyakan tentang nasib lamarannya tersebut dan harus  kecewa dengan jawaban yang secara tidak langsung adalah menolak hasil interview pun ia terima. Setelah hari itu, ia pun tersadar akan kesalahannya dan menceritakan hal ini supaya teman-temannya tidak mengalami hal serupa dengannya.

 Selain kesalahan mengeluh sepanjang hari, tapi juga ia membuka privasi publik sehingga siapa saja bisa melihat apa yang ia kerjakan di Akun tersebut.
 Kejadian ini bukan cuma temen gue aja yang mengalami, tapi banyak juga kejadian serupa lainnya. Jadi, saat ini banyak perusahaan yang melihat calon pekerja/pegawainya dari apa yang ia lihat di jejaring sosial tersebut.

 Jadi seperti yang gue sebutkan di atas, "Pandai-pandailah menempatkan diri anda. Karena, suatu saat itu bisa menjadi boomerang terhadap diri anda sendiri."
 Gak salah cerita di Facebook, curhat, mengunggkapkan kegundahan, kalau itu bisa menjadikan diri lo lebih tenang. Tapi kalau cerita, curhat lo itu semua kebanyakan gundah, galau, ngeluh dan hal-hal negatif lainnya yah gak bagus juga.

 Kecuali kalau emang curhatan lo itu punya motif-motif tertentu, misalnya supaya orang yang baca bisa tertawa, bisa mengambil manfaat dari status lo seperti halnya cerita Raditya Dika yang kebanyakan isinya tentang kehidupannya yang menyedihkan, kejenuhan ia hidup di Indonesia yang banyak hal aneh dan lain-lainnya. Kalau cuma pengen bikin orang terharu, kasian, sedih. Mendingan jangan deh, karna itu yang dinilai orang dari diri lo.
 Ingat "Selembar kertas putih di atas meja di sebut selembar kertas,
        Selembar kertas di tempat sampah akan berubah sebutan menjadi sampah.
        Berbeda tempat, beda rasa, beda makna, beda nasib."

 Status-status lo bisa jadi berharga kalau emang bisa lo kumpulin, lo kemas menjadi sesuatu yang menarik, lo jadiin sebuah tulisan yang bisa membuat orang terinspirasi, mengambil manfaat dari status lo itu. Tapi kalau isinya
 " Ya Allah sakit banget :( "
 "Kenapa sih dia begitu"
 "Pengen nangis :("
 "Nyesek banget "
 "Sakit hati ya Allah"

Itu yang akan membedakan makna sebuah kalimat "Berbeda tempat=> beda rasa=> beda makna"

 Semoga bermanfaat


 Facebri - facenya si Sobri

 _______
 5013121

Baca Selengkapnya »»» Mengeluh & menggalau di Internet. Masih zaman ?

Menilai seseorang berdasarkan Janji

Posted by Hari Sobri on Saturday, November 17, 2012


Abis dengerin ceramah dari seorang ustadz, gue jadi inget waktu pertama kali gue belajar ceramah di depan puluhan orang, yaitu ketika gue SMP. Waktu itu gue inget membawakan sebuah ceramah bertemakan “Salah satu perilaku Rasulullah SAW yang wajib di teladani” atau lebih spesifik yaitu tentang janji.
             Entah kenapa saat ini gue kepikiran tentang pentingnya arti sebuah janji, mungkin karena gue juga terkadang tidak menepati janji (bukan untuk ditiru), tapi hal itulah yang sebenarnya terganjal di hati, merasa bersalah, dll. Walaupun sebenarnya dengan alasan yang jelas secara logika. Jadi gue coba untuk menuliskan kembali apa yang pernah gue sampaikan waktu itu, dan semoga bermanfaat. 
Baca Selengkapnya »»» Menilai seseorang berdasarkan Janji

Keanehan orang-orang di facebook.

Posted by Hari Sobri on Wednesday, October 31, 2012


Keanehan orang-orang di facebook.
Kenapa gue kasih judul seperti itu ? Karena menurut gue orang-orang di facebook ini emang aneh, khususnya Indonesia. Kenapa khusus Indonesia ? Karena gue punya beberapa temen dari luar, ternyata gak sama kayak orang Indonesia. 

Kebiasaan aneh kebanyakan orang Indonesia khususnya remaja di facebook itu adalah
Baca Selengkapnya »»» Keanehan orang-orang di facebook.

Keanehan di Indonesia

Posted by Hari Sobri on Tuesday, October 30, 2012









 Emang aneh di Indonesia
            Abis liat dua dunia di youtube, Jin Tidak Panas dibacakan Al-Quran” ceritanya kira-kira ketika mediator kerasukan Jin, kemudian dibacakan ayat alQuran ia tidak merasa kepanasan karena JIN nya ternyata Jin islam yang juga mengerti tentang Islam.  Sampai ketika itu jin berkata lewat mediator.
Baru bisa iqra pengen sakti
Baru bisa shalat sunnah pengen bisa terbang
Di ajarkan baca surat surat buat sesuatu hal yang gak bagus.
            Gue jadi inget
Baca Selengkapnya »»» Keanehan di Indonesia